Bendungan Kedung Pengilon merupakan salah satu potensi obyek wisata legenda yang ada di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Keunikan dari lokasi ini adalah apabila musim penghujan, akan membentuk air terjun yang memanjang karena luapan air dari bendungan. Hal ini tentunya semakin menambah keindahan obyek ini.
Gb. Kedung Pengilon saat musim penghujan
Tak hanya pada saat musim hujan Kedung Pengilon juga memperlihatkan keindahan saat musim kemarau dimana volume air tidak sebanyak ketika musim hujan. Pada musim kemarau keindahan tidak hanya terlihat dari percikan airnya, melainkan motif bebatuan alami dibalik air itu yang tentunya terlihat sangat indah jika volume air berkurang secara drastis.
Gb. Kedung Pengilon saat musim kemarau
Untuk menuju lokasi Kedung Pengilon, dari kota Kendal, jaraknya sekitar 20 km. Sementara untuk menuju obyek ini haus melewati beberapa desa terlebih dahulu diantaranya Sidorejo, Blorok, Penjalin, Kertomulyo dan Tunggulsari. Dan lokasi ini berada diujung desa Tunggulsari.
Menurut legenda, Kedung Pengilon ada sejak zaman Mataram. Konon pada zaman itu, ada seorang ratu bernama Ratu Pandansari, yang ingin menyejahterakan rakyat. Lalu, ia berencana membuat Kedung. Kedung itu, untuk mengairi sawah pertanian dengan harapan tanaman pertanian menjadi subur dan panen melimpah, sehingga rakyat hidup makmur.
Di saat membuat Kedung tersebut, ratu menemui banyak rintangan. Raja Siluman bersama anak buahnya mencoba menghalanginya, sehingga terjadilah perkelahaian. Namun berkat kesaktian Ratu Pandansari yang dibantu para prajurit wanita berhasil mengalahkan Raja Siluman. Karena Kedung itu airnya bersih dan bisa untuk berkaca, maka kemudian diberi nama Kedung Pengilon.

.jpg)




0 komentar:
Posting Komentar